🌙 500 PESERTA, SATU TRADISI, SEJUTA MAKNA
Ayunan bergoyang perlahan. Lantunan selawat dan doa mengalun. Di halaman Masjid Bersejarah Sultan Suriansyah, Minggu (06/09/2026), tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi kembali hidup dalam suasana penuh khidmat.
Sebanyak 500 peserta mengikuti Tradisi Baayun Maulid, yang tahun ini terasa semakin istimewa karena menjadi bagian dari rangkaian menuju Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin. ❤️
Baayun Maulid bukan sekadar mengayun anak dalam sebuah prosesi. Di dalamnya ada doa orang tua, rasa syukur, kecintaan kepada Rasulullah SAW, sekaligus pesan agar tradisi dan nilai-nilai luhur masyarakat Banjar tetap tumbuh di tengah zaman yang terus berubah.
Dari Masjid Sultan Suriansyah—salah satu jejak penting sejarah Banjarmasin—kita ingin tradisi ini tidak hanya terus lestari, tetapi juga semakin dikenal. Bukan hanya di Banjarmasin, namun hingga Kalimantan dan Indonesia.
Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj Ananda, berharap Baayun Maulid dapat berkembang menjadi agenda budaya yang masuk dalam kalender event daerah hingga nasional.
Sementara itu, Pemko Banjarmasin juga terus mendorong peningkatan fasilitas pendukung di kawasan Masjid Sultan Suriansyah agar masyarakat semakin nyaman dalam mengikuti dan menyaksikan kegiatan budaya di tempat bersejarah ini.
✨ 500 tahun Banjarmasin bukan hanya tentang usia.
Ini tentang bagaimana kita menjaga cerita, merawat budaya, dan mewariskan nilai-nilai baik kepada generasi berikutnya.
Dari ayunan kecil hari ini, semoga lahir generasi yang mencintai budaya, agama, dan kotanya. 💚
Posting Komentar