Antasan Banjar 2026 — Re-Connecting kembali hadir sebagai ruang pertemuan musik tradisi, kreativitas, dan pengetahuan budaya dari berbagai daerah.
Siap menyaksikan warna, cerita, dan bunyi yang akan bertemu dalam satu panggung?
Tahun ini, Antasan Banjar menghadirkan 15 kelompok musik tradisi inovatif yang membawa karakter, eksplorasi, dan perjalanan musik masing-masing.
🎶 AHMA Project
🎶 Sanggar Campala Riza
🎶 Lantunan Keroncong Banua
🎶 Sanggar Bima Cili
🎶 TK Scooterist Reggae
🎶 Balahindang Etnika
🎶 Sanggar Karamunting
🎶 Gema Gemfita
🎶 Kuartal
🎶 Petala Borneo Indonesia
🎶 Samudera Etnik
🎶 Sanggar Kamilau Intan
🎶 Pucuk Pakis
🎶 Posko IA Bastari
🎶 Serangkai Mata
Mari datang, bertemu, dan merayakan musik tradisi yang terus tumbuh, bergerak, dan menemukan ruang barunya.
📅 5–6 September 2026
⏰ 19.00–22.30 WITA
📍 UPTD Taman Budaya Kalimantan Selatan
✨ Catat tanggalnya.
Ajak keluarga, sahabat, dan siapa pun yang ingin merasakan perjalanan bunyi dalam satu perjumpaan.
Antasan Banjar 2026 menghadirkan tiga program utama, yaitu Showcase 15 Kelompok, Gelar Karya Maestro, dan Lab-Batang Banyu Series. Showcase menghadirkan 15 kelompok musik dan dibiayai melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai ruang presentasi karya musik berbasis pengetahuan tradisi; Gelar Karya Maestro dibiayai melalui UPTD Taman Budaya Kalimantan Selatan sebagai ruang penghormatan sekaligus pewarisan pengetahuan dari para maestro; sementara Lab-Batang Banyu Series merupakan kolaborasi Antasan Banjar Festival dan Kesultanan Banjar dengan dukungan Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, yang dikembangkan sebagai laboratorium pengetahuan dan praktik untuk membaca, mengolah, dan mengembangkan tradisi ke dalam penciptaan musik masa kini. Melalui keseluruhan program tersebut, “Re-Connecting” menjadi gagasan untuk menghubungkan kembali berbagai pengetahuan, generasi, praktik, dan institusi agar tradisi tidak sekadar dikenang sebagai masa lalu, tetapi terus hidup, tumbuh, dan menemukan relevansinya dalam kebudayaan hari ini.
Posting Komentar