MEET THE CURATORS
ANTASAN BANJAR 2026
Setiap perjumpaan karya selalu dimulai dari proses membaca, memahami, dan menemukan makna.
Di balik perjalanan kuratorial Antasan Banjar 2026 — Re-Connecting, hadir tiga sosok kurator dengan latar belakang, pengalaman, dan perspektif yang berbeda dalam melihat musik tradisi serta ekosistem kebudayaan.
🎼 Novyandi Saputra
Komponis, etnomusikolog, dan penggerak ekosistem musik di Kalimantan Selatan. Berangkat dari musik tradisi, khususnya Gamalan Banjar, ia mengembangkan praktik penciptaan, riset, dan kolaborasi untuk menghadirkan tradisi sebagai pengetahuan yang terus hidup dan berkembang.
🎼 Irnie Wanda
Peneliti budaya, edukator musik, dan penggerak penguatan ekosistem seni budaya Indonesia. Melalui kerja riset, pendidikan, dan advokasi musik nusantara, ia mendorong agar tradisi tetap relevan dalam perkembangan zaman.
🎼 Aristofani
Etnomusikolog, pemusik, jurnalis, dan aktivis seni budaya yang berfokus pada penguatan ekosistem musik Indonesia. Sebagai Koordinator Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya Bidang Musik serta Co-Founder Indonesia World Music Series (IWMS), ia aktif membangun jejaring dan kolaborasi musik berbasis keberagaman budaya.
Bersama mereka, proses kuratorial Antasan Banjar 2026 menjadi ruang untuk mempertemukan tradisi, kreativitas, pengetahuan, dan kemungkinan baru dalam musik.
Karena kurasi bukan hanya tentang memilih karya yang tampil, tetapi tentang menghadirkan ruang agar karya dapat bertemu, tumbuh, dan terhubung.
🌊 ANTASAN BANJAR 2026
RE-CONNECTING
📅 4–6 September 2026
📍 Taman Budaya Kalimantan Selatan
Satu arus. Banyak bunyi. Satu perjumpaan.

Posting Komentar