“Dinding panjat itu bukan cuma arena lomba, tapi tempat lahirnya mimpi atlet muda Banjarmasin.” 🧗♂️🔥
Sorak dukungan pecah di Kampus IBITEK Kayutangi saat atlet-atlet muda tampil penuh ambisi dalam Kejuaraan Wali Kota Cup Panjat Tebing 2026 memeriahkan 500 Tahun Kota Banjarmasin. Bukan sekadar adu cepat dan ketangkasan, ajang ini jadi ruang pembinaan mental, disiplin, hingga keberanian generasi muda.
Momen makin pecah ketika Wali Kota Muhammad Yamin HR ikut mencoba memanjat dinding panjat dan langsung disambut antusias para atlet serta penonton. 👏
“Panjat tebing mengajarkan daya juang dan keberanian mengambil keputusan. Kami ingin anak muda Banjarmasin punya ruang untuk berprestasi dan berkembang,” ujar Yamin.
Di balik kompetisi ini, ada mimpi besar para atlet muda yang ingin membawa nama daerah lebih tinggi lagi. Salah satunya Muhammad Khairul Azzam atau Azam yang mengaku makin termotivasi setelah melihat dukungan langsung dari pemerintah terhadap olahraga panjat tebing.
“Ulun merasa antusias dan bersemangat mengikuti lomba ini. Rasanya ingin memberikan kemampuan terbaik supaya bisa juara satu di Wali Kota Cup panjat tebing ini,” kata Azam.
Tak hanya soal juara, Azam juga berharap pembinaan atlet di Federasi Panjat Tebing Indonesia Kota Banjarmasin semakin berkembang dengan fasilitas latihan yang lebih baik.
“Harapan ulun, FPTI Kota Banjarmasin bisa lebih berkembang lagi dari sebelumnya, makin banyak atlet bagus, dan fasilitas latihan juga semakin baik,” tambahnya.
Kejuaraan ini membuktikan olahraga bisa menjadi jalan membangun karakter, solidaritas, hingga masa depan atlet muda Banua. 🔥
#Banjarmasin #WaliKotaCup #PanjatTebing #FPTIBanjarmasin
Sorak dukungan pecah di Kampus IBITEK Kayutangi saat atlet-atlet muda tampil penuh ambisi dalam Kejuaraan Wali Kota Cup Panjat Tebing 2026 memeriahkan 500 Tahun Kota Banjarmasin. Bukan sekadar adu cepat dan ketangkasan, ajang ini jadi ruang pembinaan mental, disiplin, hingga keberanian generasi muda.
Momen makin pecah ketika Wali Kota Muhammad Yamin HR ikut mencoba memanjat dinding panjat dan langsung disambut antusias para atlet serta penonton. 👏
“Panjat tebing mengajarkan daya juang dan keberanian mengambil keputusan. Kami ingin anak muda Banjarmasin punya ruang untuk berprestasi dan berkembang,” ujar Yamin.
Di balik kompetisi ini, ada mimpi besar para atlet muda yang ingin membawa nama daerah lebih tinggi lagi. Salah satunya Muhammad Khairul Azzam atau Azam yang mengaku makin termotivasi setelah melihat dukungan langsung dari pemerintah terhadap olahraga panjat tebing.
“Ulun merasa antusias dan bersemangat mengikuti lomba ini. Rasanya ingin memberikan kemampuan terbaik supaya bisa juara satu di Wali Kota Cup panjat tebing ini,” kata Azam.
Tak hanya soal juara, Azam juga berharap pembinaan atlet di Federasi Panjat Tebing Indonesia Kota Banjarmasin semakin berkembang dengan fasilitas latihan yang lebih baik.
“Harapan ulun, FPTI Kota Banjarmasin bisa lebih berkembang lagi dari sebelumnya, makin banyak atlet bagus, dan fasilitas latihan juga semakin baik,” tambahnya.
Kejuaraan ini membuktikan olahraga bisa menjadi jalan membangun karakter, solidaritas, hingga masa depan atlet muda Banua. 🔥
#Banjarmasin #WaliKotaCup #PanjatTebing #FPTIBanjarmasin
Posting Komentar