Kamis, 05 Maret 2026

Pasar Wadai Ramai, Sampah Jadi Sorotan



Pasar Wadai Ramai, Sampah Jadi Sorotan

Ramadan selalu membawa suasana berbeda di Pasar Wadai Banjarmasin. Ribuan pengunjung datang berburu takjil, pedagang meraup rezeki, dan kawasan kuliner ini kembali hidup setiap sore.
Namun di balik ramainya aktivitas ekonomi tersebut, persoalan sampah dan penataan kawasan kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota Banjarmasin.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, menegaskan bahwa Pasar Wadai tidak boleh hanya fokus pada keramaian pengunjung, tetapi juga harus tertib dalam pengelolaan kebersihan dan lingkungan.
💬 “Tenant di Pasar Wadai ini gratis, tidak dipungut biaya. Tetapi pengelolaan kebersihan dan sampahnya harus tetap diperhatikan. Sampah tidak boleh hanya diangkut dan dibuang, harus ada pemilahan antara sampah organik dan non organik,” tegas Yamin, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, pengelolaan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Kesadaran pedagang, pengunjung, hingga masyarakat juga menjadi kunci agar kawasan Pasar Wadai tetap nyaman dan bersih selama Ramadan.
Karena itu, Pemkot mengajak semua pihak untuk mulai membiasakan mengurangi sampah plastik dan memilah sampah sejak dari sumbernya.

Pasar Wadai diharapkan tidak hanya menjadi pusat kuliner Ramadan, tetapi juga contoh bagaimana kegiatan ekonomi rakyat bisa berjalan seiring dengan upaya menjaga kebersihan kota.



 

Posting Komentar

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search